Header Ads

  • Breaking News

    Hidayat: Tanpa PKS, Prabowo-Sandi Tak Lolos Jadi Capres-Cawapres

            Tanpa%2BPKS%252C%2BPrabowo-Sandi%2BTak%2BLolos%2BJadi%2BCapres-Cawapres
    Politikus PKS, Hidayat Nurwahid.
     
    Jelajahnews.com, - - - Partai Keadilan Sejahtera mengakui belum menyetor dana kampanye kepada Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. PKS beralasan hal itu memang tidak diatur oleh Komisi Pemilihan Umum.

    "Pertama, aturan itu enggak ada ya. Jadi kita ikutin aturan saja. Enggak ada aturan yang nyebut partai harus menyetorkan dana kampanye tertentu," kata politikus PKS, Hidayat Nurwahid, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu 2 Januari 2019.
    5
    Hidayat menjelaskan, tanpa harus melaporkan dana ke tim BPN, partainya juga sudah mensosialisasikan Prabowo-Sandi dengan biaya sendiri. Sehingga dia menilai soal dana tak perlu jadi masalah.

    "Kami tanpa melapor kepada mereka, seperti memasang baliho besar-besar dengan menyebut Prabowo-Sandi atau ke mana-mana menyebut Prabowo-Sandi. Tidak pernah lho dibiayai Prabowo-Sandi. Itu semua kalau dihargai berapa?" ujar Wakil Ketua MPR ini.

    Dia juga menyatakan partainya telah memberikan dukungan besar kepada pasangan nomor urut 02 itu. Dia mengingatkan, tanpa PKS, Prabowo-Sandi tak lolos syarat diusung jadi calon presiden dan wakil presiden.

    "Yang jelas kami sudah memberikan kendaraan politik untuk melampaui presidential threshold agar Prabowo Sandi bisa maju sebagai capres-cawapres. Itu saja sudah bantuan yang sangat besar," kata Hidayat.

    "Kalau tanpa didukung PKS, PAN, Partai Demokrat, memang Gerindra bisa mencalonkan sendiri?" lanjut dia.

    Sebelumnya, BPN menyampaikan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye atau LPSDK ke KPU Rabu ini. Bendahara BPN, Thomas Djiwandono mengatakan jumlah total sumbangan saat ini yang ada di rekening BPN mencapai Rp54 miliar.

    "Jumlah total dari BPN Prabowo-Sandi saat ini di angka Rp54 miliar. Kalau di-breakdown tuh, tentu yang paling banyak adalah Pak Sandi sekitar 70-an persen. Setelah itu, Pak Prabowo di sekitar 30 persen," kata Thomas di Kantor KPU, Jakarta Pusat.

    #     viva.co.id

    No comments

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728