• Breaking News

    Asah Kemampuan Tempur, Taruna AAL Korps Marinir Digembleng Tikkontu

     

    Latihan Praktek Taktik Kondisi Tertentu (Lattek Tikkontu) di Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar)-4 Purboyo, Malang Selatan, Jawa Timur.  foto drw


    Sebanyak 25 Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat II Angkatan ke-69 Korps Marinir, diasah dan digembleng kemampuannya sebagai pasukan tempur dalam sebuah Latihan Praktek Taktik Kondisi Tertentu (Lattek Tikkontu) di Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar)-4 Purboyo, Malang Selatan, Jawa Timur. 


    Hal tersebut dikatakan Perwira Pelaksana Latihan (Palaklat) Lattek Tikkontu tahun 2022, Mayor Marinir Imron Rizal Fathoni mewakili Kepala Departemen Marinir (Kadepmar) AAL, Kolonel Marinir Datuk Sinaga disela-sela pelaksanaan latihan, Rabu (23/2).


    Menurut Palaklat, Lattek Tikkontu tahun ini dilaksanakan selama dua belas hari sejak tanggal 14 hingga berakhir pada 25 Februari mendatang dibawah bimbingan pelatih dari AAL sebanyak 6 orang dan dari Kolatmar 13 orang.


    “Dalam latihan praktek ini para Taruna Korps Marinir melaksanakan berbagai materi latihan, diantaranya Latihan Penyeberangan Sungai, Perang Hutan, Perang Pegunungan, Pengepungan dan Penggeledahan Rumah (Pungdahmah), Perang Perkubuan dan diakhiri dengan Latihan Perang Kota,” ungkap Palaklat.


    Latihan dengan kondisi medan yang berat ini, tambahnya, ditujukan untuk mengasah kemampuan para Taruna Korps Marinir agar dapat mengolah dan mengatasi berbagai situasi dan kondisi medan, cuaca dan iklim baik di daerah hutan maupun perkotaan sebagai bekal awal dalam penugasan nantinya.


    “Tujuan latihan ini tidak lain adalah untuk membekali para Taruna memiliki kemampuan dan keterampilan taktik operasi tempur dalam kondisi tertentu tingkat Regu dalam hubungan Peleton, khususnya pada situasi medan yang menantang dan cuaca yang berubah-ubah,” terang Palaklat.


    Harapannya setelah melaksanakan latihan ini, para Taruna mampu melaksanakan taktik operasi tempur dalam kondisi tertentu tingkat Regu dalam hubungan Peleton serta mampu melaksanakan kepemimpinan lapangan dengan Prosedur Pimpinan Pasukan (P3), jelasnya.

    No comments

    Post Bottom Ad

    Bofet Harapan Peri