• Breaking News

    Hindari dampak lingkungan galian C disungai batang sako

      

    galian C disungai batang sako alat berat bekerja untuk proyek. Foto dapit 



    Meskipun terlihat aman, namun aktivitas pengerukan pasir berbatu yang tidak jauh dari jalan lintas tersebut akan mengundang banyak pertanyaan masyarakat dan pengguna jalan . Pasalnya,  pengambilan material pada Daerah Aliran Sungai (DAS) tidak menutup kemungkinan  menimbulkan masalah.



    Dampak dari pengambilan material galian c tersebut akan mengakibatkan kondisi kuantitas (debit) air sungai menjadi fluktuatif antara musim penghujan dan kemarau. Selain itu juga penurunan cadangan air serta tingginya laju sendimentasi dan erosi. Dampak yang dirasakan kemudian adalah terjadinya banjir di musim penghujan. Banjir akan menimbulkan kerugian besar terhadap masyarakat, demikian disampaikan Masyarakat Pemerhati Lingkungan, Dapit kepada Jelajah.com, Jumat (01/07/2022).



    “Kalau dilihat dari sisi sosial ekonominya, usaha penambangan memang memberikan manfaat sebagai pekerjaan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi aktivitas tersebut juga memberikan dampak negatif terhadap lingkungan, dampak lingkungan yang ditimbulkan yaitu keringnya sumber air warga, potensi terjadinya longsor, kerusakan struktur tanah, dan berkurangnya lahan untuk produksi pertanian. Apalagi Daerah Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan ini, daerah yang paling rawan terhadap banjir,” tuturnya.


    Dapit juga menyampaikan harapan kepada Pemerintah melalui Dinas terkait untuk melakukan peninjauan dan mengkaji ulang izin serta dampak terhadapan lingkungan agar kedepannya dapat mengurangi berbagai masalah di daerah rawan banjir tersebut ( TIM 007 )

    No comments

    Post Bottom Ad

    Bofet Harapan Peri