Header Ads

  • Breaking News

    Anak SD: Bapak Presiden, Tolong Pekerjakan Kembali Bapak Saya Yang Di-PHK



    897083_03474425012019_Anak_SD
    Anak buruh sopir tangki Pertamina/Repro

    JELAJAHNEWS.COM,  - - - Seorang anak Sekolah Dasar (SD) meminta kepada Presiden Joko Widodo agar kembali mempekerjakan orang tuanya sebagai sopor tangki Pertamina yang diberhentikan sepihak dua tahun lalu.

    Permintaan anak SD itu beredar di media sosial dalam bentuk video pendek berurasi 19 detik pada hari ini (Jumat, 25/1). Putri kecil nan mungil dalam video yang belum diketahui identitasnya itu mengenakan seragam SD lengkap dengan kerudung putih.

    Dalam video tersebut, anak kecil ini meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk kembali mempekerjakan orang tuanya yang di-PHK.

    "Kepada Bapak Presiden, tolong pekerjakan kembali bapak saya yang di-PHK oleh PT Elnusa Petrofin, agar saya dan adik saya, bisa buat bayar baju sekolah dan buat susu buat adik saya yang bungsu," kata dia polos.

    Di tangannya juga ada secarik kertas yang bertulisan, "Kepada Bapak Presiden, tolong pekerjakan kembali bapak saya yang di-PHK oleh Pertamina biar kami bisa sekolah kembali".

    Dalam video pendek itu ada penjelasan, bahwa ini adalah salah satu anak dari ratusan anak buruh sopir tangki Pertamina yang meminta kepedulian dan kejelasan nasib bapak-bapak mereka agar bisa kembali membiayai hidup dan pendidikan.

    Saat ini, ratusan sopir tangki Pertamina dan keluarga yang tergabung dalam Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SP-AMT) Pertamina kembali menggelar aksi damai di depan Istana Negara, Jakarta Pusat.

    Unjuk rasa dengan aksi kubur diri dan rencana menginap di depan Istana terpaksa kembali dilakukan karena mereka kecewa pihak Istana belum memenuhi janji yang sebelumnya disepakati.

    Perwakilan Istana yaitu Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dan Kantor Staf Presiden (KSP) berjanji akan menyelesaikan permasalahan 1.095 pekerja sopir tangki yang di-PHK sepihak oleh Pertamina, Parta Niaga dan Elnusa Petrofin.

    Dalam perjalanan aksi yang panjang, mereka sudah bolak-balik dari posko di dekat Depo Plumpang, Jakarta Utara ke kantor Kementerian BUMN dan Istana Negara. Aksi kubur diri dan aksi bakar obor selalu mereka tampilkan sebagai bentuk matinya keadilan dan perlawanan rakyat kecil.

    Aksi SP-AMT Pertamina menyuarakan empat tuntutan: Pertama, dipekerjakan kembali sebagai buruh tetap PT Pertamina Parta Niaga dan PT. Elnusa Petrofin. Kedua, pembayaran upah lembur selama ini yang belum dibayarkan. Ketiga, pembayaran upah proses selama 19 bulan di-PHK ilegal. Keempat, pensiun bagi AMT yang sudah masuk usia pensiun, dan kompensasi bagi keluarga AMT yang suaminya telah meninggal selama PHK ilegal.

    # RMOL.CO

    No comments

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728