• Breaking News

    Pj Wako Sonny Terima Penghargaan Apresiasi Pembinaan Proklim dari Kementerian LHK ke 6 Kalinya



    JELAJAHNEWS, Padang panjang, (SUMBAR) |– Pemerintah kota (Penko) sebagai kategori kota kecil kembali berhasil mendapatkan apresiasi Pembinaan Program Kampung Iklim (Proklim) tingkat kota dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. Penghargaan dari KLHK tersebut merupakan yang ke Enam kalinya diraih Pemko Padang Panjang secara berturut-turut sejak 2021.


    Kepala Dinas Perkim LH Kota Padang Panjang Alvi Sena.ST mengungkapkan, penghargaan tersebut menjadi bukti Pemko Padang Panjang melalui OPD terkait terus mengimplementasikan gerakan pengendalian perubahan iklim berbasis komunitas di Kota Padang Panjang Kota Serambi Mekah ini ujarnya.


    Atas kerja keras Pemerintah Kota Padang Panjang dalam pembinaan ProKlim tersebut , Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si Di Anugrahi penghargaan Apresiasi Pembinaan Proklim Tingkat Kota 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Selasa (24/10).


    Selain Padang Panjang, penghargaan tersebut juga diserahkan kepada 13 Pemerintah Kabupaten/Kota se-Indonesia oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Prof. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. Dirangkai dengan peresmian Rumah Kolaborasi dan Konsultasi Iklim dan Karbon (RKKIK) di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian LHK, Jakarta.


    Sonny usai menerima penghargaan tersebut, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan khususnya Kementerian LHK yang telah memberikan apresiasi atas kerja Pemko Padang Panjang dalam melakukan pembinaan.


    Penghargaan tersebut, lanjut Sonny, menjadi bukti bahwa Pemko melalui dinas terkait terus mengimplementasikan gerakan pengendalian perubahan iklim dengan didorong oleh inisiatif, dedikasi dan komitmen masyarakat yang kuat dalam melaksanakan kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.


    Sonny berharap, kegiatan ProKlim ini bisa membawa dampak positif serta dapat memotivasi masyarakat dalam pemanfaatan lahan-lahan kosong di sekitar rumah, khususnya dalam pemenuhan gizi keluarga.


    Sonny berharap, kegiatan ProKlim ini bisa membawa dampak positif serta dapat memotivasi masyarakat dalam pemanfaatan lahan-lahan kosong di sekitar rumah, khususnya dalam pemenuhan gizi keluarga.Semoga saja, prestasi ini tentunya bisa dipertahankan atau kalau bisa ditingkatkan di tahun yang akan datang nanti,” tambahnya.


    Sony menyebut penghargaan itu bukanlah tujuan utamanya. Tapi, yang penting itu adalah implementasinya. Sony berharap penghargaan ini dapat menjadi momentum dan motivasi masyarakat.“Penghargaan ini bisa menjadi motivasi bagi masyarakat disetiap kelurahan , sebagai upaya pencegahan dalam pemanasan global dan juga emisi gas rumah kaca,” pungkasnya.


    Sementara Menteri LHK, Siti Nurbaya mengungkapkan, ProKlim merupakan program yang memberikan pengakuan terhadap partisipasi aktif masyarakat dan para pemangku kepentingan yang telah melaksanakan upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang terintegrasi.


    “Sehingga hal ini dapat mendukung target penurunan emisi GRK (gas rumah kaca-red) nasional dan meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim. Kita sangat mengapresiasi seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat yang telah sungguh-sungguh dan komitmen dalam kegiatan ini,” katanya.


    Siti Nurbaya juga mengucapkan terima kasih atas pembinaan yang dilakukan Pemerintah Daerah serta menetapkan arah kebijakan/peraturan dan aktif melaksanakan pembinaan dan pendampingan untuk mendukung pelaksanaan Proklim di wilayah masing-masing. Hal ini menjadi kontribusi nyata Pemerintah Daerah dalam pengendalian perubahan iklim.


    Pada kesempatan tersebut, RT 4, 7, 8 dan 11 Kelurahan Ekor Lubuak, Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT) juga terpilih sebagai salah satu penerima penghargaan Sertifikat Proklim Utama 2023 dari Kementerian LHK. 


    (***)

    No comments

    Post Bottom Ad

    "BOFET HARAPAN PERI"