• Breaking News

    Sinergi Satker PJN Wilayah II dan Kontraktor, Pembangunan Jembatan Gantung Koto Pulai Diapresiasi Warga


    JELAJAH NEWS, Lengayang, (SUMBAR)|- 13 JUNI 2026 - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga resmi memulai proyek pembangunan Jembatan Gantung Koto Pulai yang berlokasi di Koto Pulai Kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan. Proyek strategis ini menelan anggaran sebesar Rp5.848.954.000,00 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.


    Berdasarkan papan informasi proyek di lapangan, pelaksanaan pembangunan ini berada di bawah kendali Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Sumatera Barat, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat. Kontrak kerja proyek ini telah ditandatangani sejak 09 April 2026 lalu, dengan target waktu penyelesaian selama 240 hari kalender.


    Proyek infrastruktur ini dikerjakan oleh CV. ARIFAN selaku penyedia jasa (kontraktor pelaksana). Sementara itu, untuk memastikan kualitas dan teknis pengerjaan berjalan sesuai standar, pengawasan diserahkan kepada kemitraan konsultan PT. Dwi Karsa Envirotama KSO, PT. Cipta Strada KSO, dan PT. Laras Sembada.


    Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa aktivitas di lapangan sudah mulai berjalan. Satu unit alat berat jenis ekskavator telah disiagakan di area bantaran sungai untuk mendukung proses pengerjaan fisik. Selain itu, struktur awal pembetonan yang diproyeksikan sebagai bagian dari pangkal (abutment) jembatan juga sudah mulai menonjol di sisi kiri aliran sungai. Area kerja pun telah dipagari dengan seng demi menjaga keselamatan dan keamanan di sekitar lokasi konstruksi.


    Kehadiran jembatan gantung ini diharapkan dapat membuka aksesibilitas warga Koto Pulai Kambang dan sekitarnya, memperlancar mobilitas ekonomi, serta mempermudah jalur transportasi antarkampung yang selama ini terpisahkan oleh aliran sungai. Warga setempat pun menyambut baik dan ikut memantau jalannya awal pembangunan fasilitas publik ini.


    Kehadiran jembatan gantung ini diharapkan dapat membuka aksesibilitas warga Koto Pulai Kambang dan sekitarnya, memperlancar mobilitas ekonomi, serta mempermudah jalur transportasi antarkampung yang selama ini terpisahkan oleh aliran sungai.


    ​Pembangunan yang mulai memperlihatkan progres nyata ini pun mendapat sambutan hangat dan apresiasi positif dari masyarakat setempat. Tokoh masyarakat setempat mengungkapkan bahwa warga sangat menghargai profesionalisme yang ditunjukkan oleh pihak kontraktor pelaksana di lapangan. Sejak awal pengerjaan, para pekerja dinilai tertib, sistematis, dan mengutamakan keselamatan kerja dengan langsung memasang pagar pengaman di sekeliling area proyek.


    ​Selain performa kontraktor, warga juga memberikan apresiasi tinggi terhadap ketatnya pengawasan yang dilakukan oleh tim Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 Satker PJN Wilayah II Sumatera Barat. Pengawasan berkala dan disiplin tinggi dari pihak PPK 2.3 dinilai menjadi jaminan bahwa proyek bernilai miliaran rupiah ini akan selesai tepat waktu dengan kualitas mutu bangunan yang terjaga.


    ​Dengan adanya sinergi yang baik antara ketegasan pengawas, profesionalisme kontraktor, dan dukungan penuh dari masyarakat, warga optimis Jembatan Gantung Koto Pulai ini akan segera berdiri kokoh dan membawa dampak besar bagi peningkatan kesejahteraan serta urat nadi perekonomian daerah.  ( Plr ) 

    No comments

    Post Bottom Ad

    "BOFET HARAPAN PERI"