Progres Preservasi Jembatan Ruas Padang–Painan–Kambang Capai 85 Persen, BPJN Sumbar Optimistis Rampung Tepat Waktu
JELAJAH NEWS, Padang, (SUMBAR)|– Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 terus mempercepat pelaksanaan paket Preservasi Jembatan Ruas Padang–Painan–Kambang. Hingga akhir Juli 2026, progres fisik pekerjaan telah mencapai 85 persen dan ditargetkan selesai sesuai jadwal kontrak.
Pantauan di lokasi pekerjaan di kawasan Bungus, Kota Padang, menunjukkan aktivitas konstruksi masih berlangsung. Sejumlah pekerja tampak melakukan pengecoran lantai jembatan menggunakan beton siap pakai (ready mix), dilanjutkan dengan proses perataan dan finishing permukaan beton agar memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Di lokasi juga terlihat kendaraan truck mixer secara bergantian memasok material beton, sementara petugas lapangan mengawasi proses pengecoran untuk memastikan mutu pekerjaan tetap terjaga.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 BPJN Sumatera Barat, Purwandi, ST, mengatakan pelaksanaan pekerjaan hingga saat ini berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
"Alhamdulillah, progres fisik pekerjaan sudah mencapai sekitar 85 persen. Kami terus melakukan pengawasan agar setiap item pekerjaan memenuhi spesifikasi teknis, sehingga hasilnya berkualitas dan dapat memberikan rasa aman bagi pengguna jalan," ujar Purwandi.
Menurutnya, preservasi jembatan merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga kondisi aset infrastruktur jalan nasional agar tetap mantap, aman, dan memiliki umur layanan yang lebih panjang.
Paket pekerjaan preservasi jembatan pada ruas Padang–Painan–Kambang memiliki nilai kontrak sekitar Rp6,26 miliar yang bersumber dari APBN dan dikerjakan oleh CV Rokade Cooperation dengan masa pelaksanaan selama 240 hari kalender.
Selain menjaga kualitas pekerjaan, BPJN Sumbar juga mengutamakan aspek keselamatan kerja selama proses konstruksi berlangsung. Pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati ketika melintasi kawasan proyek serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang.
Ruas Padang–Painan–Kambang merupakan jalur nasional yang menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Pesisir Selatan. Jalur ini menjadi urat nadi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, sehingga keberadaan jembatan yang andal sangat penting untuk menunjang aktivitas ekonomi maupun sektor pariwisata di wilayah pesisir Sumatera Barat.
Dengan progres pekerjaan yang telah mencapai 85 persen, BPJN Sumatera Barat optimistis paket preservasi tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sehingga jembatan dapat memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat. terang Purwandi.
(Plr)




.jpg)
No comments